Apa fungsi determinan matriks?

Matriks, seperti kita ketahui tersusun atas baris dan kolom, jumlahnya bebas bergantung kebutuhan pengguna.

coba cek :: https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQkZObi-kuZG4JC2vo90VqnIgcbpNAAKZs7sQ79vzEhqnJuiQLSLg

Loh memang apa gunanya matriks?

Nah, seperti kita (mungkin aku aja) rasakan bahwa kapasitas otak kita terbatas. Sehingga angka-angka yang acak dapat kita susun dengan rapi dalam bentuk baris (kepinggir) dan kolom (kebawah).

Kalau sudah disusun untuk apa?

Menyusun sesuatu, membuat kita melihat dengan lebih jelas bukan?  Dengan menyusun angka-angka dalam matriks kita membuat pekerjaan kita lebih mudah, kenapa? Karena matriks memberikan kemampuan untuk menyatakan angka-angka acak tadi dalam satu nilai. Itulah fungsi dari determinan. Determinan memeberikan matriks sebuah nilai.

Otak manusia yang terbatas dalam ketidakterbatasanya, membuat para ahli berusaha menyatakan sesuatu dalam hal yang lebih mudah. Kalau dalam matriks kita menyebutnya sebagai determinan, dalam deret kita temui : Jumlah deret.

 -Disadur dari kuliah Fisika Kuantum-

Hakekat fisika, deskripsi & besaran.

fisika, salah satu mata pelajaran disekolah ini, yang juga merupakan salah satu cabang ilmu alam yang membahas mengenai benda .

Sudah jelas?

Saya sendiri menganggapnya belum. Secara general, dosen fisika kuantum *salah satu mata kuliah di departemen pendidikan fisika* saya menjelaskan, bahwa pada hakekatnya, fisika adalah cara kita, cara ilmuwan, cara manusia yang serba terbatas ini untuk mendeskripsikan kejadian fisis dari benda menggunakan besaran fisika yang terukur.

Misal: berapa berat badan kita? berapa massa apel? bagaimana membuat sebuah roler-coaster yang aman dan menyenangkan?, dll

Bukankah manusia pekerjaanya hanya mendeskripsikan? bukankah semua ilmu ada di sekitar kita, dan kita sibuk memahaminya, mencari deskripsi yang paling tepat atas setiap kejadianya?

Misal : bagaimana kurva permintaan pasar? cuaca apa yang akan terjadi esok? bagaimana caranya terhindar dari penyakit demam berdarah?, dll.

Begitu pula para fisikawan, untuk menghindari deskripsi yang mengundang permasalahan, maka kita membutuhkan alat ukur yang tetap, yang tidak dapat dibantah, disitulah tugas dari besaran fisika.

Misal, deskripsi yang mengundang msalah : Baju yang ia kenakan bagus, harga laptop sangat murah, dll.

Terutama besaran pokok. Besaran tersebut disebut pokok, karena besaran lainya bergantung / dapat dinyatakan dalam besaran pokok. Lalu dari mana kita dapat mendeskripsikan benda dengan besaran-besaran itu? Tentu melalui kegiatan pengukuran, atau yang lebih kita kenal dengan eksperimen. Eureka! Itulah mengapa kegiatan pembelajaran fisika tidak dapat dilepaskan dari eksperimen.

Dalam fisika ada 3 besaran pokok favorit yang seringkali menjadi rujukan dalam mendeskripsikan benda. Yakni, panjang, massa, dan waktu.

Seperti kita ketahui, satuan internasional untuk besaran panjang adalah meter, satuan internasional untuk besaran massa adalah kilogram, dan satuan internasional untuk besaran waktu adalah detik/ sekon, Lalu dari mana sebenarnya satuan-satuan internasional itu berasal? Klik disini untuk meter, disini untuk kilogram, dan disini untuk detik ^^